Paradigma Penginjilan di Era Post-Truth: Rekonstruksi Teologi Misi Digital dalam Disrupsi Budaya

Aji Suseno

Abstract


The post-truth era presents serious challenges to evangelism, as truth is increasingly understood subjectively through opinion, emotion and relativism. This shift undermines the authority of the Gospel in the public sphere and prompts the church to rethink its missiological approach in light of the disruption caused by the digital culture. This study aims to reconstruct the evangelism paradigm through a contextual framework of digital mission theology for the post-truth era. The research employs a qualitative method with a literature review approach, examining mission theology, digital culture, and the dynamics of post-truth society. The findings indicate that evangelism remains a divine mandate rooted in the truth of the Gospel, yet requires a reflective, communicative, and adaptive approach to digital developments. Furthermore, digital mission theology is viewed as the church’s strategic response to presenting the Christian witness amidst a disruptive culture. The novelty of this article lies in the contextual integration of mission theology and digital approaches in addressing the challenges of the post-truth era

 

Abstrak

Era post-truth menghadirkan tantangan serius bagi praktik penginjilan karena kebenaran semakin dipahami secara subjektif melalui opini, emosi, dan relativisme. Pergeseran ini melemahkan otoritas Injil dalam ruang publik serta mendorong gereja merefleksikan kembali pendekatan teologi misi yang relevan dengan disrupsi budaya digital. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi paradigma penginjilan melalui kerangka teologi misi digital yang kontekstual terhadap era post-truth. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui kajian teologi misi, budaya digital, dan dinamika masyarakat post-truth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penginjilan tetap merupakan mandat Ilahi yang berakar pada kebenaran Injil, namun memerlukan pendekatan yang reflektif, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan digital. Selain itu, teologi misi digital dipandang sebagai respons strategis gereja dalam menghadirkan kesaksian iman Kristen di tengah budaya disruptif. Kebaruan artikel ini terletak pada integrasi teologi misi dan pendekatan digital secara kontekstual dalam menghadapi tantangan era post-truth.

 

Kata kunci: Penginjilan, Post-truth, Teologi misi digital, Disrupsi budaya



Keywords


Penginjilan, Post-truth, Teologi misi digital, Disrupsi budaya

Full Text:

PDF

References


Aji, W. T., Rifqi, M., & Fatoni, A. (2025). Membaca Ulang Kebenaran Di Era Digital Dalam Perspektif Positivisme August Comte. NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA, 1(6), 905–916.

Amiman, R. V. (2018). Penatalayanan Gereja Di Bidang Misi Sebagai Kontribusi Bagi Pelaksanaan Misi Gereja. Missio Ecclesiae, 7(2), 164–187.

Anista, R. (2023). Transformasi Kebudayaan: Dampak Perkembangan Teknologi dan Media Sosial. JUPSI: Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 1(1), 33–40. https://doi.org/10.62238/jupsijurnalpendidikansosialindonesia.v1i1.6

Arifianto, Y. A. (2021). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pendidikan Etis-Teologis Mengatasi Dekadensi Moral Di Tengah Era Disrupsi. Jurnal Pendidikan Agama Kristen REGULA FIDEI, 6(2), 362–387.

Arifianto, Y. A., Fernando, A., & Baskoro, P. K. (2023). Kajian Teologis Pemberitaan Injil Berdasarkan Surat Paulus dalam 2 Timotius 1:8-10 bagi Misi Masa kini. Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.54403/rjtpi.v3i1.58

Arifianto, Y. A., Triposa, R., & Lembongan, P. K. (2020). Studi Alkitab tentang Misi dan Pemuridan dalam Amanat Agung dan Implikasinya bagi Kehidupan Kristen Masa Kini. Diegesis: Jurnal Teologi, 5(2), 25–42.

Arifianto1, Y. A., Suharijono2, J. D., & Adi Sujaka. (n.d.). Eksplorasi Rohani sebagai Pertumbuhan Spiritualitas dalam Ruang Virtual: Misi Kekristenan di Era Digital. Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 4, 67. https://doi.org/10.53674/teleios.v4i1.98

Babys, P., & Pramana, O. Y. (2025). Problematika Pendidikan Berbasis Teknologi Digital di Era Post-Truth dan Urgensi Pendidikan Moral. Media: Jurnal Filsafat Dan Teologi, 6(2), 325–346.

Bosch, D. J. (2011). Transforming Mission: Paradigm Shifts in Theology of Mission (Twentieth Anniversary Edition). In American Society of Missiology Series (Issue 16). Orbis Books.

Fransiskus Irwan Widjaya, N. I. B. (2019). Misi Dan Pluralitas Keyakinan Di Indonesia. Andi Offset.

Goni, E. Y., Sumakul, H. W. B., & Lumi, A. (2025). Digital Theology as a Concept in Offering through QRIS Entering the Digital Era. Jurnal Teologi Pambelum, 5(1), 1–19.

Kebingin, B. Y. (2022). Aktualisasi Misi Gereja Pada Zamannya: Refleksi Atas Perjalanan Pembaruan Teologi Misi. Cleon.

Kreuta, K. (2025). Penginjilan Kontekstual: Membangun Jembatan antara Injil dan Budaya Lokal dalam Pelayanan Gereja di Papua. DIDASKO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 5(2), 142–155.

Lalala, E. (2025). Imago Dei Di Era Digital: Peran Manusia Sebagai Pembawa Misi Allah Dalam Dunia Modern. LIMMUD: Jurnal Ilmu Keagamaan Dan Sosial Humaniora, 2(1), 47–60.

Masinambow, Y., & Nasrani, Y. (2021). Pendidikan Kristiani sebagai Sarana Pembentukan Spiritualitas Generasi Milenial: Christian Education as a Tool for Spiritual Formation in the Millennial Generation. 17(1), 64–81. https://doi.org/10.46494/PSC.V17I1.114

Mendeh, M., Sarimbangun, R., Kentey, I., Merentek, E., & Dumondor, A. (2026). Misi Kristiani di Tengah Pluralitas: Dialog Iman sebagai Wujud Kesaksian Injil. ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling, 3(1), 73–95.

Missa, A. (2022). Teologi Misi Holistik: Suatu Diskusi Perspektif Alkitabiah. Indonesian Journal of Religious, 5(1), 17–34.

Mofferz, M. W., & others. (2020). Meretas Makna Post-Truth: Analisis Kontekstual Hoaks, Emosi Sosial dan Populisme Agama. Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat, 7(1), 3–34.

Nugroho, C., Sos, S., & Kom, M. I. (2020). Cyber society: Teknologi, media baru, dan disrupsi informasi. Prenada Media.

Padila, C. (2025). Dinamika Media Sosial dalam Mempengaruhi Opini Publik pada Era Disrupsi Digital. Jurnal Komunikasi Dan Media (JKOMED), 1(1), 1–8.

Paipi, A., Indhasari, I., Kumuku, M., Sita’pa, J., & Ratte, Y. (2024). Misi Kristen di era postmodern: Tantangan relativisme dan respon teologis terhadap pemberitaan Injil. HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial Dan Bisnis, 2(10), 1462–1472.

Pebrianto, M., & Mulyono, Y. (2024). Pascakebenaran (post-truth) dalam kehidupan sosial. Berajah Journal, 4(3), 719–726.

Rembang, E., Dodo, E., Ma’dika, F. R., & others. (2026). Media Sebagai Locus Theologicus: Rekonstruksi Missio Dei Dalam Perspektif Teologi Digital. JUTEQ: Jurnal Teologi & Tafsir, 2(12), 1831–1842.

Rusmiati, E. T., Angellia, F., & Hamzah, R. E. (2025). Echo Chamber dan Eksklusivisme Beragama di Ruang Digital. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 24(1), 266–276.

Sarimbangun, R., Wilar, S., Loway, W. N., Tangkuman, F. H., & Ohy, T. (2025). Inkarnasi Misi Allah Dalam Ruang Digital: Dimensi Etis Dan Pluralitas Sosio-Kultural. EIRENE: Jurnal Ilmiah Teologi, 10(2), 262–278.

Simanjuntak, J. M. (2018). Belajar Sebagai Identitas Dan Tugas Gereja. Jurnal Jaffray, 16(1), 1. https://doi.org/10.25278/jj71.v16i1.279

Sipahutar, M., Gultom, R. A. T., Damanik, D., Sipahutar, M., Gultom, R. A. T., & Damanik, D. (2025). Digital Theology and Social Media in Church Ministry. Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry., 3(2), 325–333. https://doi.org/10.59535/sehati.v3i2.500

Sitorus, P. (2024). Membumikan Injil: Menjangkau Generasi Milenial dengan Pesan Injil yang Relevan. Jurnal Teologi Gracia Deo, 6(2), 257–266. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v6i2.179

Situmorang, K., & Marulitua, D. (2022). Kedaulatan Allah Dalam Misi-Nya. Jurnal Teologi Rahmat, 8(1).

Srg, R. A. M., & Usiono, U. (2024). Peran media digital dalam meningkatkan keterlibatan dan partisipasi publik: Transformasi komunikasi di era informasi dan sosial. Journal Sains Student Research, 2(6), 506–513.

Sriyanto, B., & Suseno, A. (2025). Teologi Digital Dan Relevansi Misi Gereja Di Era Virtual: Studi Kritis Evangelisasi Online Di Kalangan Generasi Milenial Dan Gen Z. Manna Rafflesia, 12(1), 256–269.

Sugiyono, D. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sumual, E. N., Arifianto, Y. A., & others. (2025). Amanat Agung dalam Bayang-bayang Disinformasi: Strategi Gereja Menghadirkan Kebenaran Injil di Era Post-Truth. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 9(2), 185–194.

Sumual, E. N., Arifianto, Y. A., & Rahayu, Y. F. (2025). Menggagas Ulang Peran Gembala Dalam Gereja Digital: Kepemimpinan Pelayanan Dan Misi Di Era Teknologi. Jurnal Teologi Gracia Deo, 8(2), 241–253. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v8i2.278

Suryowati, S. (2025). A Theological Vision for Christian Leadership in the Post-Truth Era: Restoring Credibility through Christocentric Truth. Prosiding Seminar Nasional Teologi, 1, 113–126.

Suseno, A., Arifianto, Y. A., & Rahayu, Y. F. (2025). Peran Podcast dalam Penginjilan Digital, Upaya Gereja terhadap Misi dan Pembentukan Etis Teologis Jemaat di Era disrupsi. Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia, 5(1), 30–42. https://doi.org/10.54403/rjtpi.v5i1.123

Suseno, A., Rahayu, Y. F., & Arifianto, Y. A. (2026). PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN SEBAGAI STRATEGI MISIOLOGIS: PERAN GEMBALA DALAM MEMBENTUK NALAR TEOLOGIS JEMAAT BERMISI DAN TANGGUH TERHADAP INTOLERANSI. Metanoia, 8(1), 1–13.

Tembay, A. E. (2020). Konsep Penginjilan Dalam Kisah Para Rasul 18:9-10 Sebagai Upaya Revitalisasi Penginjilan. SCRIPTA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kontekstual, 6(2), 153–171. https://doi.org/10.47154/scripta.v6i2.52

Wasti, M. M., & Mulyatno, C. B. (2026). Peran Orang Muda Katolik dalam Pewartaan Injil di Era Digital: Perspektif Teologi Pastoral tentang Pengudusan Dunia Digital. Media: Jurnal Filsafat Dan Teologi, 7(1), 69–87.

Waston, M. H. (2025). Filsafat Post-Truth: Krisis Kebenaran dan Tantangan Rasionalitas di Era Digital. Muhammadiyah University Press. https://books.google.co.id/books?id=iC5oEQAAQBAJ

Yunus Van Hoten, M. T. (2025). Penginjilan Rasul Paulus: Eksposisi Makna Teks Kisah Para Rasul. Publica Indonesia Utama.

Zai, D. (2025). Mengintegrasikan Teknologi dalam Misi Gereja: Peluang dan Tantangan di Era Digital. Geneva: Jurnal Teologi Dan Misi, 15(2), 245–265. https://doi.org/10.71361/gjtm.v15i2.147

Zai, S. W., & Wiryadinata, H. (2025). Digitalisasi Pembelajaran Kristen: Strategi Inovatif Untuk Transformasi Spiritual Di Era Modern. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 6(1), 83–97.

Zebua, P. (2025). Formulasi Teologi Integratif sebagai Fondasi Konseptual bagi. Jurnal Teologi Pondok Daud, 8(1).




DOI: https://doi.org/10.55097/sabda.v7i1.362

DOI (PDF): https://doi.org/10.55097/sabda.v7i1.362.g155

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Aji Suseno

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Sabda: Jurnal Teologi Kristen Telah Terindeks di: 

   

View My Stats

Alamat: Jalan Raya Kopeng No.KM. 3, RT.07/RW.05 Desa, Bendosari, Kumpulrejo, Kec. Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah 50774