Krisis Identitas dalam Kekristenan Modern: Urgensi Kristologi sebagai Dasar Iman Kristen

Trio Klaudius Kefas, Gideon Rusli

Abstract


Kekristenan modern menghadapi krisis identitas spiritual yang serius, ditandai dengan kebingungan umat dalam memahami jati diri mereka di dalam Kristus. Fenomena ini bukan muncul tiba-tiba, melainkan hasil dari infiltrasi sistematis nilai-nilai sekularisme, pluralisme, relativisme moral, dan hedonisme, yang menggeser pusat iman dari Kristus ke nilai-nilai duniawi. Akibatnya, banyak orang Kristen menjalani kehidupan rohani yang dangkal, kehilangan orientasi ilahi, dan mudah terombang-ambing oleh pemikiran zaman. Jurnal ini bertujuan menawarkan solusi teologis untuk krisis tersebut dengan mengangkat Kristologi, studi tentang pribadi dan karya Yesus Kristus, sebagai fondasi utama untuk membentuk kembali identitas iman Kristen. Melalui pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka, artikel ini mengeksplorasi kesaksian Alkitab dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang menempatkan Kristus sebagai pusat narasi keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kristologi bukan hanya kerangka doktrinal, tetapi juga fondasi praktis dan normatif bagi etika, spiritualitas, dan arah hidup Kristen. Dengan menempatkan Kristus sebagai pusat iman dan kehidupan, umat percaya dapat menemukan kembali identitas rohani mereka yang sejati dan bertahan di tengah tekanan zaman yang terus berubah.

 

 


Keywords


Kata kunci: Kristologi, krisis identitas, iman Kristen, sekularisme, pluralisme.

Full Text:

PDF

References


Bonhoeffer, D. (1971). Letters and Papers from Prison. Macmillan Publishing Company.

Butarbutar, M. (2018). Kristologi Biblika Menurut Kaum Reformed sebagai Salah Satu Dasar Apologetika dalam Menghadapi Pengajaran Gnostik di Era Postmodern.

Cahyaningsi, T., & Ujabi, H. R. (2024). Doktrin Kristus (Kristologi). 4.

Carson, D. A. (2009). The gagging of God: Christianity confronts pluralism. Zondervan Academic.

D’Costa, G. (2000). Meeting of Religions and the Trinity. A&C Black.

Dawkins, R., & Ward, L. (2006). The god delusion. Houghton Mifflin Company Boston.

Douglas, G. (2000). Truth Decay. Downer Grove, IL: InterVarsity Press.

Ehrman, B. (2014). How Jesus became God: The Exaltation of a Jewish Preacher from Galilee. Harper Collins.

Erickson, M. J. (2013a). Christian Theology. In Baker Academic. B&H Publishing Group.

Erickson, M. J. (2013b). Christian Theology (3rd ed.). Baker Academic.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and Crisis. W. W. Norton & Company.

Gohl, Z. (2025). The Dangers of Cultural Christianity. Family Research Council.

Grenz, S. J. (2000). Theology for the Community of God. Wm. B. Eerdmans Publishing.

Herlianto. (2002). Pelbagai Pandangan Tentang Kristus : Sebuah Diskusi Populer Tentang Kristologi. Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 3(1), 25–36. https://doi.org/10.36421/veritas.v3i1.79

Hick, J. (1988). God and the Universe of Faiths: Essays in the Philosophy of Religion. Springer.

KBBI VI Daring. (2024).

Khatibah, K. (2011). Penelitian kepustakaan. Iqra’: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi, 5(01), 36–39.

Koyan, P. D. I. W. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin, March, 54–68. https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en

McGrath, A. E. (2001). Christian Theology: An Introduction. Blackwell Publishers.

McGrath, A., & McGrath, J. C. (2007). The Dawkins delusion?: Atheist fundamentalism and the denial of the divine. InterVarsity Press.

Mery Cyntia, Prisna Pritalora, & Ronald Evandi Aden. (2024). Doktrin Kristus (Kristologi). Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat, 2(4), 285–295. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v2i4.422

Mlodinow, L., & Hawking, S. (2010). The grand design. Random House.

Moltmann, J. (1993). The Crucified God: The Cross of Christ as the Foundation and Criticism of Christian Theology. Fortress Press.

Newbigin, L. (1989). The gospel in a pluralist society. Wm. B. Eerdmans Publishing.

Pradoko, A. M. S. (2023). PARADIGMA METODE PENELITIAN KUALITATIF (Revisi (Ed.)).

Sibagariang, Y. V., Lumban Gaol, L., Peri, E., Sipahutar, P., Srekya, N., & Sipahutar, M. A. (2025). Pengaruh Konsili Nicea terhadap Doktrin Gereja. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(4), 735–740.

Sihombing, V. R. (2020). Kristologi dalam kitab ibrani. Alucio Dei, 4, 1–8.

Sirang, M. W., Brek, Y., & Karosekali, E. (2025). Krisis Identitas Dan Spiritualitas Pada Kaum Muda: Memberdayakan Kaum Muda Dalam Mencari Tujuan Hidup (Vol. 1, Issue 2).

Spektrum, R. (2023). Dinilai Sebarkan Ajaran Sesat, Puluhan STT Desak Pdt, Erastus Sabdono Mundur Sebagai Ketum BMPTKKI.

Stott, J. R. W. (2006). The Cross of Christ. InterVarsity Press (IVP).

Taylor, C. (2007). A secular age. Harvard university press.

Thiselton, A. C. (2012). Thiselton, Anthony C. The Hermeneutics of Doctrine. William B. Eerdmans Publishing Company.

Tumbel, D., & Pd. (2016). KRISTOLOGI DALAM INJIL SINOPTIK The Gospels are the biographies that develop the life of Jesus Christ . They are the seed- theolo. Keruso, 1(2).

Vanhoozer, K. J. (2005). The drama of doctrine: A canonical-linguistic approach to Christian theology. Westminster John Knox Press.

Wahyu, R. (2006). KRISTUS DALAM PERJANJIAN LAMA.

Weeks, L. (2020). Survey: Three in 10 Self-Described Evangelicals Don’t Believe Jesus is God.

Wilkins, M. J. (1992). Following the Master: A Biblical Theology of Discipleship. Zondervan Publishing House.

Wright, N. T. (2010). Simply Christian: why Christianity makes sense. Zondervan.

Wright, N. T. (2016). The Day the Revolution Began: Reconsidering the Meaning of Jesus’s Crucifixion. HarperOne.

Zacharias, R. (2008). The end of reason: A response to the new atheists. Zondervan.




DOI: https://doi.org/10.55097/sabda.v6i2.294

DOI (PDF): https://doi.org/10.55097/sabda.v6i2.294.g134

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Trio Klaudius Kefas

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Sabda: Jurnal Teologi Kristen Telah Terindeks di: 

   

View My Stats