Falsafah Suku Dayak Adil Ka’ Talino Bacuramin Ka’ Saruga Basengat Ka’ Jubata Dalam Perspektif Mazmur 82:3-4 : Refleksi Teologi Sosial Bagi Kaum Termarjinalkan
Abstract
This study explores the philosophy of the Dayak people—Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata—through the lens of Psalm 82:3–4 as a social theological reflection for marginalized communities. Using a qualitative ethnographic method combined with contextual hermeneutics, the research analyzes Dayak cultural wisdom and its harmony with biblical mandates for justice. Findings show that Adil Ka’ Talino emphasizes justice and equality in human relations, Bacuramin Ka’ Saruga highlights ethical and spiritual orientation inspired by heaven, and Basengat Ka’ Jubata stresses life as divine breath requiring ethical and ecological responsibility. These values resonate with Psalm 82:3–4, which calls for defending the weak and oppressed. The study concludes that integrating Dayak philosophy and biblical theology produces a contextual social theology that empowers marginalized communities while fostering justice, solidarity, and ecological responsibility.
Abstrak:
Penelitian ini mengkaji falsafah hidup masyarakat Dayak Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata dalam perspektif Mazmur 82:3–4 sebagai refleksi teologi sosial bagi kaum termarjinalkan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi serta hermeneutik kontekstual untuk menafsirkan relevansi budaya Dayak dengan pesan keadilan Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adil Ka’ Talino menekankan keadilan dan kesetaraan relasi, Bacuramin Ka’ Saruga menghadirkan orientasi etis dan spiritual bercermin pada surga, dan Basengat Ka’ Jubata menegaskan hidup sebagai napas ilahi yang menuntut tanggung jawab etis dan ekologis. Nilai-nilai ini selaras dengan Mazmur 82:3-4 yang menyerukan pembelaan bagi orang lemah dan tertindas. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi falsafah Dayak dan teologi Alkitab menghasilkan teologi sosial kontekstual yang mampu memberdayakan komunitas lokal, memperjuangkan keadilan, solidaritas, serta kepedulian ekologis.
Kata Kunci: Falsafah Dayak, Teologi Sosial, Keadilan, Mazmur 82:3–4
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adiansyah, A., Widiatmaka, P., Sari, P. A., Nurrahmi, H., & Patmawati, P. (2023). Nilai-Nilai Dakwah Pada Salam Budaya Dayak Kalimantan Barat (Adil Katalino Bacuramin Kasaruga Basengat Ka Jubata). ORASI: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 14(1), 28–42.
Adisaputra, D. J., & Widodo, P. (2022). Makna Kebenaran dari Sudut Pandang Sang Pemazmur dalam Mazmur 111. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 4(2), 239–251.
Badan Pusat Statistik. (2024). Ratio Penduduk Kalimantan Barat. In Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.
Badan Pusat Statistik. (2025). Jumlah Penduduk Miskin di Kalimantan Barat. In Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.
Darmalaksana, W. (2020). Metode penelitian kualitatif studi pustaka dan studi lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Darmawan, K. Z. (2008). Penelitian etnografi komunikasi: tipe dan metode. Mediator: Jurnal Komunikasi, 9(1), 181–188.
David, A. V., & Stevanus, K. (2025). Semboyan Adil Ka Talino Bacuramin Ka Saruga, Basengat Ka Jubata" Sebagai Dasar Pelayanan Gerejawi Bagi Suku Dayak Kanayatn. Jurnal Amanat Agung, 21(1), 1–39.
Etika, T., Ganing, P., Kanyan, L. R., Mering, A., Putra, R. M. S., anak Ayub, W., & Imas, A. (2025). Filsafat Dayak‒Kajian Menyeluruh Manusia, Alam & Sang Ada| Filosofi Lokal Dayak Terbaru: Kajian Menyeluruh Manusia, Alam & Sang Ada. Lembaga Literasi Dayak.
Haba, J. (2010). Realitas masyarakat adat di Indonesia: sebuah refleksi. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 12(2), 255–276.
Hartono, F., & Lumbatobing, W. L. (2019). Konsep Jubata Menurut Suku Dayak Kanayatn, Suatu Tinjauan Pos-Strukturalisme. Makasar: Tohar Media.
Jalianery, J., & Yestati, A. (2025). Penerapan Hukum Adat Dayak Ngaju dalam Perkara Pembagian Harta Perkawinan di Pengadilan Negeri Palangka Raya. Indonesian Civil Law Journal, 1(2), 7–18.
Katarina, K., & Diana, R. (2020). Semboyan adil ka’talino, bacuramin ka’saruga, basengat ka’Jubata sebagai akses relasi sosial keagamaan. Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi, 1(1), 23–36.
Mandriasa, I. N. (2017). Kitab Mazmur Dan Kehidupan Umat Percaya. Jurnal Penggerak, 3(1).
Manurung, K. (2021). Memaknai Ajaran Alkitab Tentang Keadilan Allah Dari Sudut Pandang Teologi Pentakosta. DANUM PAMBELUM: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja, 1(1), 95–109.
Maranatha, C. A. (2024). Penafsiran Alkitab yang Dinamis (Dynamic Biblical Interpretation): Hermeneutika Kontekstual sebagai Pendekatan Multidimensional (Contextual Hermeneutics as a Multidimensional Approach). RERUM: Journal of Biblical Practice, 4(2), 138–155.
Moberly, R. W. L. (2020). Justice and the Recognition of the True God: A Reading of Psalm 82. Revue Biblique, 127(2), 215–236.
Oktaviani, D., & Kurnia, H. (2023). Suku Dayak: Mengenal tradisi adat dan kehidupan masyarakatnya. Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya Indonesia, 1(1), 10–19.
Olendo, Y. O., Dewantara, J. A., & Efriani, E. (2022). Tradition, ritual, and art of the Baliatn; The conceptualization of philosophy and the manifestation of spirituality among the Dayak Kanayatn. Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia, 23(2), 8.
Piter, R. (2024). The wisdom of Dayak relationality: Adil ka’talino, bacuramin ka’saruga, basengat ka’Jubata. Mysterium Fidei: Journal of Asian Empirical Theology, 2(3), 206–217.
Priyadi, A. T., & Seli, S. (2013). Pandangan dan Sikap Hidup Suku Dayak Bakati yang Tercermin dalam Cerita Rakyat Dayak Bakati. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 2(7).
Purba, J. L. P., & Widodo, P. (2023). Kebenaran: Keadilan dan Kejujuran menurut Mazmur 111. ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 101–112.
Ranubaya, F. A., & Endi, Y. (2024). Komparasi Nilai Filosofis Musik Senggayung Dayak Pesaguan dan Semboyan Adil Ka’Talino, Bacuramin Ka’Saruga, Basengat Ka’Jubata. Balale’: Jurnal Antropologi, 5(1), 1–13.
Reba, Y. A., & Mataputun, Y. (2025). Pendidikan Multikultural (Membangun Harmoni dalam Keberagaman). CV Eureka Media Aksara.
Rengat, I. S., Ronaldo, P., & Hexano, S. A. D. (2022). Upacara Adat Gawai Suku Dayak Kalbar sebagai Kearifan Lokal dan Pembentuk Nilai Solidaritas. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 6(2), 182–193.
Simbolon, T. N., Simbolon, S., Role, M. T. B., Kurniawan, A., Pongkot, H., & Kurniason, H. T. (2023). Mendorong Pertobatan Ekologis Berdasarkan Ensiklik Laudato Si Lewat Katekese Ekologis di Paroki Salib Suci Ngabang Keuskupan Agung Pontianak. Amare, 2(2), 62–67.
Sitanggang, V. (2020). Menemukan pesan ilahi prinsip-prinsip pendekatan hermeneutik. CV Jejak (Jejak Publisher).
Sukardi, J. (2025). Refleksi Keadilan Jubata Dalam Tradisi Tariu Suku Dayak: Menyimak Pesan Nahum 1: 1-8. In Veritate Lux: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Dan Budaya, 8(1), 36–56.
Wardoyo, G. T., & Firmanto, A. D. (2025). Menyibak Kebijaksanaan Amsal 2: 1-22 dalam Semboyan Masyarakat Dayak:“Adil Ka’talino, Bacuramin Ka’saruga, Basengat Ka’jubata.” Perspektif, 20(2).
Wawancara Petrus Sabang Merah. (2025). Wawancara Dengan Ketua Pemuda Organisasi Masyarakat Dayak Kalimantan Barat.
DOI: https://doi.org/10.55097/sabda.v7i2.288
DOI (PDF): https://doi.org/10.55097/sabda.v7i2.288.g163
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Arif Wicaksono, Petrus Prengky

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Telah Terindeks di:
Alamat: Jalan Raya Kopeng No.KM. 3, RT.07/RW.05 Desa, Bendosari, Kumpulrejo, Kec. Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah 50774







